Kebun Binatang Surabaya (KBS) merupakan salah satu tempat wisata keluarga cukup terkenal.dan merupakan tempat wisata edukatif yang cukup murah meriah. Letaknya yang strategis di Tengah kota membuat tempat ini selalu ramai, apalagi saat libur sekolah atau akhir pekan. Banyak keluarga membawa anak-anaknya untuk melihat hewan secara langsung, belajar mengenal satwa. Harga tiket masuknya pun cukup terjangkau, hanya Rp15.000 pada hari biasa dan Rp 20.000 saat hari libur. Namun, dibalik murahnya tiket, ada cerita lain yang sering dirasakan oleh pengunjung. Banyak orang mengeluh karena merasa harus mengeluarkan uang lebih banyak setelah masuk kedalam. Biaya tambahan muncul dari berbagai arah mulai harga jajanan yang mahal, hingga wahana yang tidak gratis. Akibatnya, banyak yang merasa tertipu oleh Kesan awal bahwa KBS adalah tempat wisata keluarga yang murah.
Di dalam KBS, kitab bisa melihat banyak pedagang yang menjual berbagai barang, ada yang jual makanan dan minuman, boneka Binatang, aksesoris, hingga baju-baju lucu. Selain itu, ada juga yang menjual makanan khusus untuk hewan seperti wortel dan juga jagung yang mana agar pengunjung bisa memberi makan hewan secara langsung. Tapi yang bikin kaget, harga barang-barang ini sering kali jauh lebih mahal dari biasanya. Misalnya, air mineral yang biasanya dijual dengan harga Rp3.000 bisa menjadi harga Rp 5.000, dan makanan ringan bisa naik dua kali lipat dari harga normal. Tidak hanya itu, di dalam KBS juga terdapat jasa foto keliling. Pengunjung bisa berfoto lalu mencetaknya di kertas atau bahkan dibaju. Tapi lagi-lagi, harganya cukup mahal, bahkan bisa lebih dari harga tiket masuk. Hal ini membuat banyak pengunjung merasa biaya tambahan ini terlalu banyak dan tidak sesuai dengan harapan awal mereka datang untuk wisata murah. Masalah lain yang seringkali dikeluhkan pengunjung yaitu terkait kondisi fasilitas di dalam kebun Binatang. Beberapa kendang terlihat rusak,catnya mengelupas dan ada tempat yang tampak kotor atau kurang terawat. Beberapa area seperti perpustakaan hewan, tempat bermain anak, atau naik gajah juga harus membayar lagi, dan biayanya melebihi harga tiket masuk.
Selain itu harga antara makanan pedagang yg berada di luar pagar KBS tergolong lebih murah dari pada pedagang yang ada di dalam, Para pengunjung lebih senang membeli makanan ringan dan oleh oleh di luar area KBS dari pada di dalam hal ini menyebabkan terjadinya kesenjangan pendapatan yang mempengaruhi sistem ekonomi antara para penjual di luar KBS dan juga di dalam KBS. Untuk masuk KBS anda juga perlu membayar parkir sebesar 5000 rupiah yang tentunya tidak termasuk kedalam tiket masuk ke KBS sedangkan untuk biaya parkir untuk Bus 10.000 rupiah.
Walaupun harga tiket masuk KBS terlihat murah, tetapi kenyataanya banyak biaya tambahan di dalam yang membuat pengunjung harus mengeluarkan uang lebih. Kondisi fasilitas yang belum semuanya baik juga membuat kenyamanan berkurang. Pengelolaan KBS perlu memperhatikan hal ini, agar wisata di kebun binatang bisa tetap menyenangkan,terjangkau, dan adil untuk semua pengunjung. Wisata murah bukan hanya soal harga tiket, tetapi juga soal rasa puas dan nyaman saat berada di dalamnya
KBS merupakan tempat wisata yang edukatif bagi para anak anak, harga tiketnya tergolong ramah di kantong, namun pihak perlu memperhatikan lagi terkait perbaikan fasilitas dan juga perbaikan wahana yang terlihat sudah tidak layak pakai, selain itu pihak KBS juga perlu mempertimbangkan harga jual makanan dan minuman di dalam KBS yang tidak masuk akal dan tergolong mahal di kantong para pengunjung, sehingga nantinya dapat memperbaiki sistem ekonomi para pedagang yang ada di KBS.
Penulis : Elsa Aulia Rachmawati Dan Siti Roichatul Janah
Editor :Bayu